Selasa, 15 Februari 2011

Cara Mengatasi Serak pada Burung Murai Batu Trotol

Trotol atau Anakan Murai Batu tergolong rentan terserang serak, semua cara mengatasi serak pada burung Murai Batu trotol berhasil efektif jika kita mengenal dan mengetahui secara pasti penyebab suara serak pada burung Murai Batu khususnya trotol MB kesayangan kita.


Seringkali pemilik MB trotol pemula bereksperimen dan mencoba-coba mencari sendiri cara menghilangkan suara serak pada burung Murai Batu anakan tanpa mengetahui pasti penyebab serak yang timbul pada burung MB sehingga bukan justru menjadi baik namun sebaliknya, kondisi semakin buruk bahkan berakibat kematian.

Berikut ini adalah contoh cara menghilangkan suara serak pada burung Murai Batu trotol /anakan yang diakibatkan perawatan yang tidak tepat alias penjemuran berlebih / over, cara mengobati serak pada burung Murai Batu di bawah ini dapat Anda modifikasi sesuai kebutuhan dan kasus pada MB trotol milik Anda.

  1. Kurangi intensitas penjemuran dan usahakan agar burung Murai Batu tidak dijemur melebihi jam 10.00 pagi.
  2. Minimalisir intensitas gacor si Murai Batu (usahakan MB agar jarang bunyi)
  3. Gunakan double kerodong pada Murai Batu trotol yang serak
  4. Jauhkan MB trotol yang serak dari burung-burung yg memancing keluarnya sifat fighter si trotol Murai Batu.
  5. Usahakan lokasi gantang burung Murai Batu trotol yang serak agar digantung di tempat gelap, penggunaan penerangan hanya saat makan, dengan tujuan si trotol MB istirahat maksimal dan tidak memaksakan pita suara MB bekerja yg justru membuat rusak dalam kategori fatal.
  6. Usahkan Murai Batu trotol yang serak diberikan full kroto (makanan basah, jika bisa hentikan voer sementara pengobatan MB serak).
  7. Berikan Murai Batu trotol yang serak minuman dengan mineral tinggi.
  8. Pemberian madu tiap 2 hari sekali yang dioles pada jangkrik atau di campur krotojuga bisa menjadi alternatif.
  9. Perhatikan kebersihan makanan dan minuman terutama EF seperti kroto dan jangkrik (buang bagian kaki dan sayap, terutama sayap jangkrik yang baru berganti warna putih).
  10. Hindarkan pemberian Ulat Hongkong (UH) sekalipun yang putih apalagi Ulat Kandang (UK) selama burung MB trotol masih serak.
  11. Ekftrafooding (EF) Cacing adalah alternatif EF saat burung MB serak.
Semoga beberapa tips kesehatan dan perawatan burung Murai Batu trotol yang bersuara serak di atas bisa bermanfaat bagi kita semua.

Informasi dan Tips Burung Cendet Indonesia :



Burung Berkicau Indonesia

1 komentar:

Jacky junior valentino on 22 Oktober 2012 08.38 mengatakan...

mantap info nya om...

Poskan Komentar

 

Burung Murai Batu Indonesia. Copyright 2010 All Rights Reserved. Powered By Blogger